Maret 25, 2010

Imaji

Hihi akhirnya kesampean juga jalan jalan -,-kalo sampe kemaren gue masih ngga jalan jalan juga, gatau deh hari ini keadaan gue bakal kea gimana. Lumutan sampe berkerak kali ya hiiiiiiiiiiiiiiii naudzubillah.
Kebetulan kemarin gue pergi naik busway, dan tiba tiba pikiran gue melayang layang. 

Ngga tau deh, akhir akhir ini gue lagi seneng berkhayal tentang kejadian kejadian romantis yang sering ada di film film picisan gitu, semacam Chasing Liberty, 500 Days of Summer, Nick And Norah's Infinite Playlist, My Sassy Girl, dan lain lain. Selanjutnya, gue akan mengkhayalkan diri gue sendiri ada di posisi si cewek. Enak bener huhuhu maaau. Mana gue lagi jomblo. Tambah dahsyat gue ngehayalnya. Gimana kalo misalnya gue adalah Norah yang jatuh cinta sama Nick gara gara lagunya dan tau tau ketemu Nick pas Nick lagi manggung. Atau gue tau tau ditolong sama cowok di stasiun gara gara gue freak dan hampir kesamber kereta. Unyunyuuuuuuu~

Trus kadang kadang lagi, gue mulai menghayalkan hayalan gue sendiri tentang gimane ntar peristiwa gue bertemu dengan "the 'it' guy"dan betapa sweetnya itu nanti. hehehehe. 
Latar tempat : Busway.. Pandangan gadis itu kosong, dan lagu Paramore, The Only Exception, mengalun indah di telinganya. Bus pun tiba di halte selanjutnya, dan seorang pemuda masuk. Ia mengedarkan pandangan ke sekeliling dengan tidak acuh dan dengan segera ia meraih pegangan. Bus kembali melaju. Rasa bosan menguasai dirinya. Kembali ia edarkan mata tajamnya ke sekeliling, mengamati setiap orang. Tiba tiba pandangannya tertumbuk pada seorang gadis yang sebenarnya telah mencuri perhatiannya sejak tadi. Sorot mata gadis itu sendu. Sekelebat rasa aneh menyeruak di dada si pemuda, dan ia tahu, ia harus tahu gadis ini. Harus. Gadis itu mengangkat kepalanya dan menoleh pada si pemuda. Pandangan mereka bertemu. Selama beberapa saat, waktu seakan berhenti di sekeliling mereka. Jantung mereka berdetak lebih cepat. Seperti tersedot ke dalam sebuah dimensi lain. Tiba tiba bus berhenti, dan gadis itu beranjak keluar, mengaburkan semua, dan untuk sesaat, si pemuda disoriented. Tersadar si gadis tidak lagi ada di tempat, si pemuda bergegas keluar dari bus. Panik. Ia tidak ingin kehilangan gadis ini. Tanpa tahu namanya! Dan di sanalah gadis itu, sama terkejutnya dengan si pemuda, tak menyangka jika si pemuda akan turun juga. Pemuda itu pun menghampiri Putri Siangnya, tersenyum.

aw aw aw to twiiiiiiit. Pengen. Kan ceritanya gue yang jadi si gadis heheheheh. Tapi agak susah juga ngebayanginnya. Hmm masalahnya, gimana ya, gue ini orang Kalideres. Yaa ga kenapa napa sih gue orang Kalideres juga. Tapi ya gitu. Gue udah berubah menjadi seorang pengamat penumpang busway. Dan dari hasil pengamatan gue, penumpang penumpang yang bertujuan Kalideres biasanya yah, bertampang madesu. Aduh astaghfirullah maaaaf ngga biasanya gue bilang madesu, tapi yaa kenyataannya gitu sih. Ada yang ganteng, tapi langka abis. 1 : 10000. Sekalinya ganteng, eh tau tau masteng. Ngga banget. Kalo punya tampang ganteng ya pelihara baek baek gitu kek, jangan jadi masteng dong ahelah. Sayang banget kan ? Makanya itu gue bilang agak susah untuk menemukan Michael Cera di antara lautan manusia seperti yang gue jelaskan di atas huhuhu. Kalo gue mau menemukan Michael Cera, berarti gue harus ambil jurusan ke arah PIM atau naik busway di sekitar Jakarta Selatan atau Jakarta Pusat. Yang penumpangnya lumayan laaah, masih terlihat harapan di wajahnya. Tapi kan jauh bangedddhhh. Yang ada entar gue nyasar. Lagian kan ongkosnya lumayan tuh. Kalo gue bolak balik gonta ganti bus terus, bisa bisa gue ditendang sama petugas buswaynya.

Ah gila nih. The story i just told you is in one of my craziest thought. And not in reality, not yet ;) Well who cares? Just shout your imaginations out. Even the wildest one. That'll keep you alive in this pretty yet sucking little world. Then again, who knows? Maybe it will happen one day. Maybe it tastes even better and sweeter than your wildest imagination. Maybe it might not be perfect, but you'll just never know what a surprise it would be. But, til then, all you have to do is.... be patient. And strong. And realistic. Things don't always end up the way we want it to. After all, that's how God works right ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar